aspartame dan pengerasan otak


kemaren saya dapet sms dari +62852229255XX, isinya kaya gini,

Saat ini sedang ada wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang yang diakibatkan oleh beberapa minuman. karena itu janganlah minum produk: kuku bima anggur, M-150, Hemaviton, Neo-hemaviton, marimas, hore, frutillo, segarsari, pop ice, es blender, segar dingin, okky jelly drink, sari vit c, naturade gold, aqua splash of fruit, forty plus, karena mengandung ASPARTAME/racun yang menyebabkan diabetes dan bisa mematikan.(BPOM)

ga tau nih beneran atau engga. Bagi yang kerja di BPOM, atau punya sodara kerja di BPOM, atau yang ngerti masalah kimia. Mohon konfirmasinya nih, bneran ga sms itu.


Comments

3 Responses to “aspartame dan pengerasan otak”
Post a Comment | Post Comments (Atom)

naritha said...

di brosur Bahan Tambahan Pangan yang pernah sy dpt dr dinkes, aspartam termasuk gol pemanis buatan. bila pemakaian berlebih dpt menyebabkab lesu otak (sakit kepala dan mual)

May 26, 2009 at 9:32 PM
riri said...

wah, serem juga yah bisa berdampak lesu otak.. Jadi mba, kalo menurut saya meningan minum yang alami aja yah. betul tidak,,

June 1, 2009 at 1:14 PM
Anonymous said...

PRESS RELEASE

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA
TENTANG
BANTAHAN ATAS BERITA TERKAIT DENGAN KEAMANAN ASPARTAM
Nomor: KH.00.01.1.0800
Jakarta, 12 Februari 2010

Sehubungan dengan maraknya berita terkait dengan bahaya penggunaan Aspartam, Badan POM memandang perlu memberi penjelasan sebagai berikut:

Sehubungan dengan adanya berita yang menyebar melalui pesan singkat/sms (short message service) mengenai bahaya penggunaan Aspartam yang disebutkan bersumber dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan ini diberitahukan bahwa sesuai dengan informasi dari Sekretaris Eksekutif – IDI bahwa IDI tidak pernah mengeluarkan pernyataan tentang hal tersebut.

Aspartam dikategorikan aman berdasarkan Keputusan Codex stan 192-1995 Rev. 10 Tahun 2009. Codex Alimentarius Commision (CAC) adalah Lembaga Internasional yang ditetapkan FAO/WHO untuk melindungi kesehatan konsumen dan menjamin terjadinya perdagangan yang jujur.
Dalam pengaturan Codex disebutkan bahwa Aspartam dapat digunakan untuk berbagai jenis makanan dan minuman antara lain minuman berbasis susu, permen, makanan dan minuman ringan.

Penggunaan Aspartam dalam makanan dan minuman
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dapat digunakan dengan batas maksimum penggunaannya masing-masing.

Dihimbau kepada masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau email ulpk@pom.go.id dan ulpkbadanpom@yahoo.com atau Layanan Informasi Konsumen di Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

March 24, 2010 at 12:28 AM

Post a Comment