picture of the month (juni'09)


Mendekati pemilihan presiden, sangat banyak spanduk-spanduk yang gak jelas dari para capres-cawapres. Isi spanduk nya ga jauh dari janji-janji ga jelas untuk rakyat yang kebanyakan hanya dalam tataran normatif saja. Diantara sekian banyak spanduk. Ada spanduk yang cukup menarik bagi saya. Spanduk jenis ini cukup banyak tersebar di Kota Bandung. Ga tau tah, kalo di kota lain kek gimana. Dalam spanduk ini tertulis tiga kalimat, diantaranya:
1. Kalau bisa satu putaran kenapa harus dua putaran?
2. Lanjutkan
3. Masyarakat penyelamat uang rakyat

Terus terang saya ga tau siapa yang bikin spanduk kek gini. Tim sukses dari siapa gitu yah. Tapi kalo kalian liat point yang kedua. Maka kalian bisa menebak dengan mudah siapa gerangankah yang bikin spanduk kek gini.

Okey. kite liat point yang pertama. "Kalau bisa satu putaran kenapa harus dua putaran?". Di akhir kalimat ada tanda tanya nya.
Jadi kite bisa nyimpulin kalimat pada point pertama adalah kalimat pertanyaan, bukan pernyataan. Mereka (yang bikin spanduk ini dan antek-anteknya) menyadari, bahwa pemilihan capres-cawapres ini sangat menghamburkan uang rakyat. Uang dari memeras rakyat (pajak maksudnya) dihambur-hamburkan untuk yang mereka sebut dengan hura-hura (pesta) demokrasi. Pesta ini yang ngebiayain rakyat, namun setelah pesta ini selesai. Kita bisa menebak siapa yang hidup enak dengan aneka fasilitas dan pelayanan, tentunya mereka para pemenang pesta ini penguasa dan pengusaha. Sedangkan rakyat, pada gigit jari dan membereskan sampah yang terserak dari sisa pesta yang diadakan oleh mereka. So, rakyat harusnya sadar. Mau satu putaran atau dua putaran, tetep aja ga ada bedanya. Tetep menghamburkan uang rakyat.

next, point yang kedua. sebuah kalimat yang singkat "Lanjutkan". Ini maksudnya lanjutkan apa nih. Lanjutkan menghamburkan uang rakyat dan memeras keringat para rakyat, atau apa nih. Jika melihat track record pasangan capres-cawapres yang semuanya pernah duduk sebagai orang nomor satu dan nomor dua di republik ini, sebaiknya masyarakat jangan terlalu berharap terlalu tinggi. Jargon ekonomi kerakyatan bisa aja hanya sekedar janji. Lihat saja bagaimana program privatisasi perusahaan plat merah alias BUMN sejak pemerintahan Soeharto, hingga masa pemerintahan Megawati kemudian masuk pemerintahan SBY terus berlanjut. Padahal hampir sebagian BUMN yang dilego ke swasta itu berusaha dalam bidang yang menguasai hajat hidup orang banyak. SBY, JK dan Megawati seperti dikutip Waspada Online, pernah menjual blok minyak dan gas, menjual BUMN dan berutang. Megawati membuat kontrak blok gas Tangguh, yang berpotensial merugikan negara Rp 750 trilyun (dalam 25 tahun), menjual murah Indosat sekitar Rp 5,26 trilyun kepada Temasek Holding, dijual lagi kepada Qtel (Qatar) senilai Rp 1,8 milyar dollar AS. Bahkan pasangan SBY-JK mengijinkan Qtel menguasai saham Indosat hingga 65 persen. Dan masih banyak lagi BUMN yang dijual oleh mereka, kalo ditulis semua disini, ntar kepanjangan. Jadi udah jelas kan, mereka (capres-cawapres dan antek-anteknya) mau meneruskan apa.

Last, point ketiga. "Masyarakat penyelamat uang rakyat". Pertanyaan nya uang rakyat yang mana yang mau diselamatin nih, terus setelah diselamatin (disimpen) masuk ke kantong siapa nih. Ga jelas kan. Yang pasti, di negeri Indonesia yang sekuler ini. Perputaran uang itu kebanyakan di dunia non real alias bursa saham dan bursa efek. parahnya, perputaran uang yang banyak di sektor non real ini hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Tepatnya para Pengusaha dan orang bermodal. Singkatnya, perputaran uang di sektor non real jauh lebih besar daripada di sektor real. Sektor real ini udah jumlahnya sedikit, diperebutin oleh rakyat kecil. Jadi, uang rakyat yang mana nih yang mau diselamatin. Pastinya uang rakyat si pemilik modal kan. Hayo ngaku,,,,
Kalo mau nyelamatin uang rakyat, tentunya harus mengubah kondisi ekonomi Indonesia. Untuk mengubah kondisi ekonomi Indonesia yang kini tengah terpuruk, harus ada perubahan paradigma kebijakan ekonomi yang pro rakyat kecil dan miskin (bukan rakyat kaya), bukan juga mendukung ekonomi neoliberal. Artinya sudah saatnya bangsa Indonesia menggunakan sistem alternatif yang berpihak pada rakyat yakni sistem ekonomi islam. Sistem ekonomi islam bukanlah filsafat yang hanya tersimpan di dalam buku, tapi pernah terlaksana dalam kurun waktu yang sangat lama. Bahkan pernah membawa kejayaan pada kaum muslimin karena memberikan kehidupan ekonomi kepada rakyat dengan aman, adil, dan bebas krisis.
Readmore »»

Kaidah Kausalitas


Memahami hubungan sebab-akibat (as-sababiyyah) merupakan perkara asasi bagi kaum Muslim. Mereka harus memahami perkara ini dengan jelas. Sebab, risalah mereka dalam kehidupan ini adalah risalah yang bersifat praktis (‘amalĂ®), dan mereka hidup tidak lain untuk menjalankan aktivitas dalam rangka meraih tujuan tertentu.

Tatkala melakukan aktivitas, mereka tidak melupakan target dan tujuan. Bahkan, keduanya selalu ada dalam benak mereka. Mereka tidak merasa puas. Hati dan jiwa mereka pun tidak merasa tenang, sebelum berhasil mencapai tujuan yang ditentukan. Oleh karena itu, mereka tidak akan melaksanakan suatu aktivitas yang tidak didasarkan pada perencanaan, dan bersifat spontan. Mereka senantiasa melakukan pengkajian dan membuat perencanaan sebelum melakukan suatu aktivitas. Mereka selalu meneliti sebab dan akibat, kemudian mengaitkan keduanya secara benar untuk mencapai hasil yang diharapkan dalam setiap aktivitas mereka, baik yang berskala besar maupun kecil.

Untuk memahami lebih dalam mengenai kaidah kausalitas, silakan download disini,,

Download Kaidah Kausalitas.pdf

salam,,
-bermain air basah, bermain api terbakar- Readmore »»

secret admirer


kemaren saya dapet sms dari secret admirer ^-^ . Isi sms nya bagus, doi sms kaya gini:

Rosululloh saw bersabda : "Barangsiapa yang bangun d pagi hari dan hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah olah ia tdk melihat hak Allah dlm dirinya (tdk dzikir) maka Allah akan mnanamkan 4 pnyakit.
1. Kbingungan yg tiada putus2nya
2. kesibukan yg tdk prnah ada ujungnya
3. Kbutuhan yg tdk prnah terpenuhi
4. khayalan yg tdk berujung (HR Imam Thabrani)

Readmore »»

kereta ekonomi


Kisah yang satu ini, sumpah, kisah nyata betulan. Sudah nyata, betulan pula. Anda pernah naik kereta api ekonomi di negara Indonesia tercinta ini? Saya sudah, sering malah. Jangan sampailah dibandingkan dengan shinkansen Jepang punya, apalagi dengan Orient Express yang kelayapan di Eropa. Nikmatnya naik kereta api kelas ekonomi, bo, tidak terungkapkan dengan kata-kata!
Nah, suatu ketika, saat saya sedang kere-kerenya (sekarang juga masih!), dengan sisa beberapa rupiah di dompet-- cukuplah untuk
menelepon minta dijemput sesampainya di rumah nanti -- dan karcis di tangan, saya menunggu kedatangan si manis yang meski belepotan debu dan oli tapi banyak yang menanti. Setelah hampir dua jam berlalu dari jadwal yang seharusnya, akhirnya si loko nongol di kejauhan dengan santainya, tanpa merasa berdosa. Kereta melambat, belum lagi berhenti, kerumunan orang sudah bergerak serentak... yang tadinya bergelantungan di pintu berloncatan turun, yang berdiri di bawah berebutan naik, tanpa peduli keselamatan diri sendiri dan orang-orang sekitar. Sementara saya cuma berdiri terbengong-bengong, tidak berdaya! Dilihat sekilas saja sudah jelas muatan melebihi kapasitas. Padahal saya mesti pulang hari itu juga, dan duit di kantong tidak cukup untuk naik bus yang tarifnya hampir 3x lipat tarif kereta. Saya gamit seorang petugas KA yang lewat, setengah berharap saya bertanya, "Ada kereta tambahan, Pak?" Sambil tersenyum kecut si Bapak menjawab, "Wah, sekarang tidak ada lagi tambahan-tambahan, Mas..coba saja naik yang ini..." Waduh. Sampai kereta sudah mau berangkat lagi, masih ada beberapa gelintir penumpang yang tidak bisa naik saking penuhnya...tentu saja, saya termasuk di antaranya.
Mungkin karena kasihan, setelah bisik-bisik sesaat, masinis dan petugas pemberangkatan KA akhirnya 'mengundang' kami yang tersisa untuk naik ke lokomotif. Alhamdulillah, batin saya bersyukur. Meski sudah pasti berdiri, tapi setidaknya saya masih bisa mulet-mulet sedikit, tidak seperti di gerbong-gerbong belakang yang kepadatan penumpangnya tidak manusiawi. Kereta mulai merangkak pelan, dan setelah 15 - 20 menit, kereta berhenti di stasiun berikutnya, dan masya Allah... yang menanti di pinggir rel, bukan main banyaknya! Bisa jadi yang turun cuma 5 orang, yang mau naik 10 orang. Suasana kacau lagi, seperti di stasiun sebelumnya, dan __ lagi-lagi __ masinis mengundang calon penumpang yang tidak tertampung untuk ikut naik ke lokomotif. Ya ampun. 'Ruang kemudi' yang mestinya dihuni masinis sorangan wae, terpaksa harus menerima 'masinis' ilegal. Total jenderal ada 17 orang disana. Hilang sudah hak istimewa saya untuk mulet-mulet. Jangankan mulet, belakangan kepalapun makin susah digerakkan. Alhasil, sepanjang perjalanan kami harus memandang ke satu arah.
Lalu, tiba-tiba, kabin masinis berukuran 1,5x3 m itu sunyi senyap. Semua mulut terkunci, mak cep klakep ! Sebabnya bukan karena muncul sejumlah teroris yang hendak mengambil alih kemudi kereta. Tapi gara-gara aroma sejuta rasa yang menyeruak di antara bau keringat yang tak kurang hebohnya.
" Yang buang angin pasti enggak beli karcis...!" kelakar masinis yang mengendalikan lokonya dengan susah payah gara-gara terjepit penumpang di kanan-kiri. Yang mendengar cuma tersenyum masam. Tapi, sesaat kemudian, terdengar celetukan dari sudut pintu kabin sebelah kiri, " Saya beli karcis kok! "... dan ruangan yang makin terasa pengap itupun jadi marak oleh suara tawa yang meledak....

***

Itulah sekelumit cerita tentang salah satu sisi kehidupan kita orang Indonesia. Mungkin anda bertanya-tanya apa tujuan saya menceritakannya. Tidak, saya tak hendak berkomentar tentang sarana transportasi di Indonesia, sebab itu bukan urusan saya. Itu urusan menteri perhubungan yang, maaf, saat ini dijabat oleh siapa saya juga tidak tahu. Saya hanya ingin berbagi cerita dan, mengajak untuk mengingat, bahwa sebenarnya segala sesuatu itu, sulit atau mudah, senang atau susah, sedih atau gembira, semua tergantung dari kita yang menjalani. Memang Shinkansen nyaman, memang Orient Express mewah, tapi pengalaman seperti yang saya ceritakan tidak mungkin didapat disana. Sejujurnya, kalau disuruh memilih, kita pasti memilih yang lebih bagus dan nyaman...tapi toh kenyataannya, untuk saat ini baru sepur kluthuk yang kita punya.Nikmatilah apapun yang bisa Anda dapatkan, dan Anda akan mengerti, bahwa kebahagiaan sepenuhnya ada di tangan Anda.


taken From openmind minimagz edisi 10
Readmore »»

Pudarnya Pesona Luna Maya


Judul potingan saia ini terinspirasi novelnya kang Abik yang judulnya 'pudarnya pesona Cleopatra'. Kata kang abik sih Cleopatra itu cantiknya aduhai, tapi jujur saia ga tau wajah Cleopatra aslinya kek gimana? paling di pelm pelm. Itu juga diperanin ama orang lain (belum liat juga pelm nya Cleopatra, ^-^). Menurut survei kecil-kecilan di lingkungan teman saia sih, sosok wanita yang paling cantik di Endonesiah saat ini nyaeta Luna Maya. hey setuju ga, bagi yang ga setuju silakan acungkan gigi.

Siapa sih yang ga tau Luna Maya. Akhir-akhir ini
doi sering banget nongol di tipi dengan wajah cute nya ituh. Selain cantik, putih, tinggi. Doi juga multitalented alias sagala bisa, mulei maen pelm, sinetron, mc, nyanyi, komedi, iklan, n many more.

Bagi para lelaki, suka dengan cewek yang cute apalagi fisiknya cool, itu memang sah-sah aja. Lelaki mana seh yang nggak suka. Semua suka. Tapi kagak bisa dong kita berbuat cuma berdasarkan suka atau nggak suka. Kalau itu yang terjadi ancur deh pergaulan lelaki dengan wanita. Ngebiarin mata jelalatan juga bukan perbuatan yang positip. Selain ngerusak pikiran, pastinya dosa. Allah Ta’ala berfirman:

“Katakanlah pada orang-orang beriman, ‘tundukkanlah sebagian pandangan mereka dan jagalah kemaluan mereka’, itu lebih suci dari mereka,”(An Nuur:30)

Pandangan juga bikin pikiran jadi nggak karuan. Bukankah setelah ngeliat cewek cakep pikiran jadi ngebayangin yang nggak-nggak. Padahal belum tentu itu cewek mau sama kita. Artinya kita udah buang-buang pikiran untuk hal yang nggak berguna. Kita mikirin dia, padahal dianya belum tentu mikirin kita. Rugi banget, bro! Nggak salah kalau Rasulullah menyebut pandangan macam itu sebagai zina mata.

Come on men, fisik itu bukan segalanya cuy. Ada daya tarik yang lebih asoy dari seorang wanita muslimah. Yoi, pastinya Keshalihan Wanita yang mestinya menjadi daya tarik bagi kita (wabil khusus buat para bujangan).

Abdullah ibn ‘Amr r.a. menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda :
Dunia itu perhiasan; sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah. (HR Muslim).

Back to tell about Luna Maya. Tapi bukan mau nyeritain Luna Maya nya. naon sih.... Di suatu minggu sore yang cerah (udah lama sih kejadiannya), saia pulang kampung ke Soreang. Sebuah kota kecil sekitar 15 km sebelah selatan Bandung. Dari terminal Leuwi Panjang, saya ngangkot. Saia duduk di bagian belakang angkot, karena menurut saia posisi itu paling strategis. Di sepanjang jalan, saia bisa melihat pemandangan di luar angkot. Tak lama setelah saia duduk, naiklah dua orang wanita. Keknya pasangan ibu dan anak. Mereka tepat duduk di depan tempat saia duduk. MEreka mengenakan jilbab syar'i. Saia refleks nih ngeliat mereka masuk. Subhanalloh, wanita muda nya itu loh, wajahnya itu sederhana. Namun saia merasakan di balik kesederhanaan nya itu memiliki pesona yang luar biasa. Selama di perjalanan, wanita muda itu selalu menunduk menjaga pandangan nya. Lalu doi ngeluarin sebuah buku kecil dari dalam tasnya. Ternyata yang doi keluarkan adalah Al-Qur'an kecil. Subhanalloh (lagi), sempet-sempet nya di dalam angkot baca Qur'an. Bagi saia, Pesona Luna Maya ga ada apa-apanya dibandingin doi. Pesona Luna Maya sudah memudar bagi saia.
Readmore »»

Bisnis dan Perang di balik Vaksin


Pada 26 oktober 1986, the Sunday Express memuat tulisan berjudul "AIDS made in Lab Shack". Dalam artikel ini, Dr John Seal dan Professor Jacob Seagull, mantan direktur Institut Biologi di Universitas Berlin, berkesimpulan bahwa virus AIDS sebenarnya buatan Amerika. Ini dipertegas Alan Cantwell Jr melalui bukunya "AIDS and the Doctors of Death" (1988) dan "Queer Blood" (1993) yang memenangkan penghargaan the Benjamin Franklin Book Award 1994.
Selanjutnya, William Campbell Douglas MD, Dokter terbaik
tahun 1985 versi National Health Federation's 1985, berhasil membongkar kelakuan Amerika. Penggeledahannya sampai pada kesimpulan bahwa virus HIV lahir dari laboratorium biologi di pangkalan militer Fort Detric, Maryland, Amerika.

HIV/AIDS kini menjadi pandemi tanpa kendali. Dan, untuk mencegah tertular, anak-anak di seluruh dunia disuntik vaksin HIV dari tubuh para pengidap HIV. Demikian beber dokter Amerika Stephanie Cave dan Deborah Mitchell dalam buku "What Your Doctor Maynot Tell You about Children's Vaccination".
Bocah-bocah tak berdosa itu disuntik virus yang diambil dari cairan darah penderita AIDS/HIV, Hepatitis B, Herpes, dll yang umumnya menganut free-sex, peminum alkohol, narkotika, dan semacamnya. Virus lalu dibiakkan di media-media seperti ginjal kera, lambung babi, ginjal anjing, sapi anthrax, menggunakan jaringan janin manusia yang digugurkan, ditambahkan merkuri/timerosal/air raksa atau logam berat sebagai bahan pengawetnya.

Akhirnya, vaksin tak lain adalah big-bisnis. Badan peneliti teknologi tinggi internasional Frost & Sullivan, memperkirakan bahwa pangsa vaksin manusia dunia akan menguat dari 2,9 miliar USD tahun 1995, melonjak menjadi lebih dari 7 miliar USD tahun 2001. (2009? coba tebak sendiri, penghuni blog).
Selain bisnis, produksi vaksin juga menjadi bagian dari industri senjata perang. Tepatnya senjata biologi (biobom).
Dr Keneth Alibek, Manager Program di Battle Memorial Institute, AS, menjelaskan, "Senjata biologis adalah senjata perusak massal berbahan dasar virus, rikettsia, jamur, atau racun yang dihasilkan organisme hidup".

Di era modern, menjelang selama dan setelah perang dunia pertama dan kedua, banyak negara telah mengembangkan dan mencoba menggunakan biobom pada musuh-musuhnya. Inggris, Jepang, Jerman, Rusia, Irak, Amerika tercatat pernah mengembangkan dan menggunakannya.
Kejamnya senjata vaksin terbukti di Perang Teluk. The Guardian melaporkan bahwa tentara Prancis yang hanya dibekali seragam anti serangan senjata biologi tanpa di vaksinasi, menderita sindrome perang teluk hanya 140 dari 25.000. Bandingkan dengan tentara Inggris sebanyak 5000 dari total 52.000 pasukan dan Amerika sebanyak 137.862 dari 697.000 pasukan, yang dibekali vaksinasi.

Pada 1972, Presiden Richard Nixon turut menandatangani BTWC, yang mengharamkan penggunaan dan pengembangan senjata biologis dan racun. Nixon juga menutup pusan pengembangan senjata biologis di Fort Detrick, Maryland.
Konvensi itu diadakan karena pengembangan senjata biologis di antara blok Barat pimpinan Amerika dan blok Timur pimpinan Uni Soviet di era perang dingin itu sudah mengkhawatirkan. Apalagi bukti-bukti yang diajukan Uni Soviet bahwa pasukan Amerika menggunakan senjata kimia di Vietnam, kemudian di Laos dan Kamboja, sudah sulit dibantah. Amerika juga menggunakan senjata biologis di dalam perang Korea, awal 1950-an, guna menghadang laju pasukan Korea Utara dan Cina.

Para pengamat meyakini Amerika menyembunyikan program senjatanya dengan menggunakan tameng perusahaan-perusahaan farmasi di negerinya. Artinya, riset pengembangan senjata itu tak pernah berhenti.
Seperti ditulis di sebuah jurnal oleh Professor Barbara Hatch Rosenberg, ahli senjata biologis dari State University of New York, "Amerika Serikat dan komunitas internasional tak sungguh-sungguh mengupayakan pelarangan senjata biologis".

Belang Amerika Serikat pun pernah terungkap ketika pecah perang antara Iran dan Irak tahun 1980-an. Amerika membeking Irak yang dipimp[in Saddam Hussein dengan duit, informasi intelijen, senjata konvensional, dan senjata kimia serta biologi.[]ta

taken from tabloid Media Umat edisi 13
Readmore »»

ada apa dengan flu babi


Artikel ini tadinya mau saya kasi judul "ada apa dengan Rudolfo". Tapi setelah dipikir-pikir, saya ga enak ama Rudolfo. Jadi judulnya diganti dengan "ada apa dengan flu babi".
Ngomongin babi, saya jadi inget temen SMA saya dulu. Namanya Rudolfo (nama samaran yang hampir mirip dengan nama aslinya). Rudolfo ini orangnya jorok, pakaiannya dekil, jarang mandi, rambut jarang disisir, n cunihin (suka iseng godain cewe). Walupun wajahnya kurang strategis alias pas pasan, tapi self Confident nya boleh juga tuh si Rudolfo. Tiada hari tanpa godain cewe bagi Rudolfo. Dia suka so romantis ama cewe, cewe yang cakep suka dipanggilnya dengan sebutan baby. Hal inilah yang menyebabkan Rudolfo dipanggil babi ama temen-temennya. Awalnya Rudolfo marah, tapi lama kelamaan Rudolfo udah engga marah lagi. Hei Rudolfo, apa kabar n lagi ngapain dikau disana sekarang?

Lain Rudolfo lain Babi. Rudolfo sampai sekarang ga ada kabarnya. but, Babi sekarang lagi terkenal loh. Olga Syahputra ama Budi Anduk aja kalah terkenal ama babi, karena babi udah Go International. Babi yang dulu popularitas nya turun, sekarang lagi naik daun. Rupanya si babi kena flu. Virus flu yang telah berkolaborasi
di dalam tubuh babi ini akan menghasilkan jenis flu yang baru dengan sifat yang lebih kompleks. Dan virus flu babi inilah yang mulai menggegerkan dunia, karena telah menewaskan banyak orang. puluhan orang di Meksiko tewas serta ratusan lainnya terinveksi virus flu babi. Lebih dari 50 orang juga tewas akibat penyakit yang sama (detik news-25 april 2009). Penyebaran virus flu babi juga terjadi di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa (termasuk Inggris, Swedia, dan Italia), Afrika (Kenya), dan Asia timur (China dan Jepang).Bagaimana dengan resiko pandemi? Manusia yang jarang atau tidak pernah melakukan kontak langsung dengan babi tidak memiliki imunitas yang bisa mencegah infeksi virus flu babi. Jika virus ini sudah bisa menular antarmanusia, pandemi influenza bisa terjadi. Indonesia belum kesebut yah. Mudah-mudahan aja ga nyampe Indonesia.

Babi sebagai sumber flu babi memiliki keunikan. Hewan ini tidak hanya dapat terinfeksi oleh virus flu babi, tapi juga virus flu yang berasal dari unggas dan virus flu manusia. Saat virus flu dari spesies yang berbeda menginfeksi babi, virus-virus tersebut dapat saling berkombinasi (tukar menukar elemen genetik) sehingga muncul virus baru. Saat ini dikenal empat macam virus flu babi yaitu H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Tetapi yang belakangan banyak ditemukan adalah jenis H1N1.
Virus H1N1 sejatinya hanya mengenai babi, tetapi karena adanya mutasi maka virus ini berubah sifat sehingga mampu menginfeksi manusia. Parahnya lagi, tidak seperti virus flu burung (H5N1) yang tidak ditularkan dari manusia ke manusia, virus flu babi H1N1 dapat menyebar dari orang ke orang.

Penularan dari babi ke manusia terjadi karena adanya kontak dengan babi yang terinfeksi atau kontak dengan benda-benda yang telah terkontaminasi. Sedangkan penularan dari manusia ke manusia hampir sama dengan cara penularan flu biasa, yaitu melalui batuk atau bersin. Manusia juga dapat terinfeksi karena menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus flu babi dari orang lain, kemudian memegang mulut atau hidungnya.
Gejala flu babi hampir sama dengan flu biasa, yaitu demam, lesu, kurang semangat, dan batuk. Selain itu juga dapat dijumpai gejala meler dari hidung, radang tenggorokan, mual, muntah, dan diare. Pada tahap lanjut, dapat dijumpai sesak napas. Kematian biasanya terjadi akibat adanya kegagalan pernapasan. Pada babi yang terkena virus H1N1, gejala biasanya berupa peningkatan suhu tubuh, depresi, batuk, keluar cairan dari hidung atau mata, bersin, susah bernapas, mata merah, dan tidak mau makan.

Obat flu babi sama dengan obat yang digunakan untuk flu biasa atau flu burung. CDC merekomendasikan obat antivirus oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir. Hanya saja, obat ini lebih efektif jika diberikan pada tahap dini perjalanan penyakit, saat kerusakan pada sel paru-paru belum terlalu parah. ( from jurnal medika)

Emang aneh ya macem2 penyakit sekarang, hilang satu tumbuh yang lain. Tidak akan ada asap kalo tidak ada api. menurut kaidah kausalitas juga dimana ada akibat, maka disana ada sebab. Betul, Penyakit penyakit baru yang aneh bin ngeri ini merupakan ulah manusia yang tamak, serakah, n tidak taat aturan. Manusia tidak taat ama aturan Pencipta Manusia, Our Khalik Allah SWT. Earth n Environment yang merupakan tempat tinggal manusia, mempunyai kadar atau khasiat nya masing-masing. Apabila manusia telah melampaui batas dalam berbuat serta kerapkali berbuat kerusakan. Maka niscaya azab Allah akan ditimpakan.

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).(TQs ar-Rum [30]: 41).

Betul, penyakit aneh berbentuk virus yang bersemayam di tubuh babi merupakan sebuah kerusakan. Kita sebagai makhluk yang berakal, dengan adanya penyakit baru ini (flu babi). Harusnya menjadi ibroh atau pelajaran. Sehingga kita umat manusia di bumi ini introspeksi atas apa apa yang telah diperbuat. Serta menyadari bahwa selama ini kita tidak taat aturan Nya. Kita lebih taat pada aturan buata manusia (liberal, sekuler, demokrasi) daripada aturan dari Allah SWT (syariah islam). Mari kita tinggalkan aturan yang membelenggu kita selama ini, serta memperjuangkan agar aturan Allah SWT bisa TEGAK di muka bumi ini. Yang tidak mau tunduk ama aturan Allah, silakan beresin kopernya masing-masing trus pindah ke planet mars.
Readmore »»